Ustadz Ghofur

Seorang ustadz muda yang kharismatik dan sangat berbakat, itulah sebutan orang kebanyakan jika ditanya tentang Ustadz Abdul Ghofur. beliau besar dikalangan Pondok Pesantren dibawah bimbingan kyai-kyai sepuh yang menguasai ilmu khos dan linuwih. Tidak heran jika beliau mewarisi kharisma dan ilmu yang dimiliki oleh guru-guru beliau.
 


Ustadz juga terkenal mempunyai sifat yang sederhana dan rendah hati. Beliau tidak pernah menyombongkan diri atas seluruh ilmu yang telah beliau kuasai. Meskipun banyak orang yang telah merasakan kemanfaatan ilmu hikmah dan pengobatan beliau, Ustadz Abdul Ghofur tidak lantas memposisikan diri sebagai seorang yang spesial, beliau tetap bersikap ramah dan hangat pada tiap orang yang ditemui.


 
Beliau tidak hanya memiliki satu guru dalam perjalanan keilmuan baik formal maupun nonformal. Ustadz Abdul Ghofur sedari remaja sudah mengembara untuk berguru berbagai macam ilmu, termasuk ilmu hikmah, kanuragan dan pengobatan.
 


Secara formal, Beliau pernah mendalami ilmu agama di beberapa pesantren di tanah Jawa dan Sumatera. Kemudian belajar di bangku perkuliahan fakultas hukum di salah satu universitas swasta di Jawa Tengah.


 
Dalam hal ilmu agama, hikmah dan pengobatan, beliau mempunyai banyak guru sebagai pembimbing. Fakta tersebut menunjukkan bersungguh-sungguhnya Ustadz Abdul Ghofur untuk mempelajari berbagai macam ilmu, khusunya ilmu hikmah dan pengobatan Islami.
 


Dapat dipahami jika Ustadz Abdul Ghofur menjadi seorang yang menguasai banyak ilmu spiritual. Sejak remaja beliau menghabiskan banyak waktu untuk belajar ilmu-ilmu hikmah disamping belajar ilmu di sekolah. Pada saat anak-anak seusia beliau menikmati masa remaja dengan bermain dan hura-hura, beliau malah memilih menyibukkan diri dengan penempaan rohani melalui puasa, dzikir, dan lalu-laku spiritual lain untuk meningkatkan daya batin.
 


Ustadz Ghofur merasa bersyukur dengan kesempatan yang diberikan guru-gurunya untuk memperdalam ilmu hikmah. Tak jarang, guru beliau memberikan ilmu-ilmu rahasia yang hanya diberikan kepada orang-orang yang memenuhi syarat. Ustadz Ghofur mempelajari berbagai macam ilmu hikmah dengan senang hati dan antusiasme yang sangat tinggi. Memang sedari kecil beliau sudah memiliki ketertarikan khusus terhadap ilmu hikmah dan pengobatan.
 


Selain ilmu yang begitu luas, Ustadz Ghofur juga dikaruniai kelebihan dalam hal intuisi atau kepekaan batin. Kemampuan ini mulai muncul secara alami sejak beliau berusia 3 tahun, dan terus berkembang seiring pengalaman dan pembelajaran yang dialami Ustadz Ghofur.
 


Seringkali Ustadz Abdul Ghofur mengajak teman-temannya di masa muda untuk bermeditasi di tempat-tempat yang dikeramatkan mencari benda-benda pusaka. Juga saat teman-teman beliau memiliki masalah kehidupan ataupun kesehatan, ustadz Abdul Ghofur muda selalu muncul dengan solusi-solusi brilian yang muncul entah dari mana. Namun, kemampuan intuisi yang dimiliki oleh ustadz Abdul Ghofur itu sering disebut sebagai ilmu hikmah oleh teman-teman dan masyarakat pada umumnya.


 
Beliau mendapatkan banyak tambahan ilmu dari proses berguru secara non formal. Berbagai macam guru yang beliau jumpai, baik secara fisik maupun non fisik. Bimbingan dari tiap guru itu menambah kemampuan ilmu hikmah, pengobatan dan ketakwaan beliau terhadap Allah, Tuhan semesta alam yang telah menciptakan berbagai macam mahluk untuk saling melengkapi dan menciptakan keseimbangan.


 
Berdasarkan penuturan beliau, tak jarang pada saat riyadhoh (laku tirakat) dijumpai oleh guru-guru yang bersifat non fisik. Berbagai amalan dan pelajaran yang diberikan. Amalan tersebut dapat berupa rajah, wirid maupun doa-doa khusus dengan berbagai guna dan fungsi. Bermacam-macam pula riyadhohnya, ada yang dengan puasa mutih, puasa ngebleng, puasa tujuh hari dengan buka hanya satu kepal nasi, pati geni dan banyak sekali laku tirakat yang diajarkan.


 
Dari berbagai bimbingan, wirid dan lelakon yang telah diberikan itu menambah ketakwaan serta ketawadluan Ustadz Abdul Ghofur terhadap Allah SWT. Hal itulah yang mendorong untuk mengamalkan segala apa yang beliau mampu untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat luas. Beliau tidaklah sosok yang kikir akan ilmu. Karena sepenuhnya beliau tahu bahwa segala sesuatu adalah kepunyaan Allah dan pasti akan kembali kepada Allah SWT.
 


Sampai sekarang, selain masih aktif sebagai konsultan hukum, Ustadz Abdul Ghofur juga sudah membantu dan membimbing ribuan orang dengan berbagai cara atau lelaku riyadhoh. Solusi atas permasalahan yang muncul bisa bermacam-macam, misalnya berupa amalan doa, cara bersikap, cara menangani suatu persoalan, atau bisa juga berupa benda yang memiliki manfaat khasiat yang sesuai.
 


Untuk lebih mentasyarufkan ilmu yang dimiliki, beliau membuka layanan konsultasi secara online. Segala fasilitas dapat dinikmati setelah anda mengunjungi website akikbertuah.com dan amalanhikmah.com. dua website itulah sebagai rumah virtual beliau.
 


Melalui website akikbertuah.com, beliau memberikan layanan bantuan dengan menggunakan benda-benda pusaka, termasuk di dalamnya akik. Berbagai macam akik dengan berbagai macam kegunaan ditampilkan dalam web tersebut. Setiap orang dapat memilih dan menentukan benda pusaka mana yang sesuai dengan kebutuhan.
 


“Ilmu yang saya miliki ini semata-mata adalah karunia dari Allah SWT. yang dititipkan kepada saya. Sesungguhnya tidak ada yang dapat saya lakukan tanpa seizin Allah SWT. Saya akan senantiasa menginfakkan seluruh kemampuan dan ilmu yang saya miliki untuk kemaslahatan umat manusia.” Ungkap Ustadz Abdul Ghofur. Ungkapan tersebut mengingatkan saya pada ayat Al-Qur’an yang berbunyi inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali ke Allah.
 


Selain memberikan amalan-amalan berupa wirid dan laku tirakat, Ustadz Abdul Ghofur juga tidak jarang memberikan semacam benda yang memiliki kekuatan magis tinggi. Benda yang telah diisi dengan energi positif (khodam) tersebut mampu memberikan efek yang positif pula dalam laku kehidupan orang yang membawa atau memakai benda tersebut. Berbagai macam khasiat yang terkandung dalam benda tersebut sesuai dengan isian energi yang diberikan oleh Ustadz Abdul Ghofur.
 


Benda-benda bertuah seperti akik, keris, mustika dan lain sebagainya itu merupakan benda yang diperoleh Ustadz Abdul Ghofur dari berbagai laku spiritual yang amat berat di tempat-tempat keramat. Benda tersebut mengandung khodam dengan berbagai macam karakter dan manfaat masing-masing. Ada yang untuk penglarisan, pengasihan, kewibawaan, dan ada juga yang berkhasiat sebagai penakluk musuh.


 
Saya selalu ingat dengan kata-kata yang selalu diucapkan oleh Ustadz Abdul Ghofur beberapa saat setelah proses pengobatan. “Semua ini adalah karunia dari Allah. Sesungguhnya Abdul Ghofur tidak kuasa untuk berbuat apa-apa tanpa bimbingan dan limpahan kekuatan dari Allah.” Begitulah ucapan khas Ustadz Abdul Ghofur seusai pengobatan ataupun konsultasi.


 
“Setiap orang mempunyai garis nasib dan tugas sendiri-sendiri sesuai dengan kehendak Allah. Seseorang ada yang digariskan kaya namun banyak masalah yang membuatnya tidak bisa menikmati kekayaannya. Banyak orang ditakdirkan miskin harta lalu menjadi penyebab seseorang itu putus asa. Ada pula yang kesulitan mendapatkan jodoh dan cinta. Dan ada pula manusia yang diberikan anugerah oleh Allah seperti saya.” Ungkap Ustadz suatu saat.
 


Ustadz Abdul Ghofur menegaskan, dengan peranan dan garis nasib masing-masing, seseorang harus menjalani hidupnya secara serius. Tidak ada yang boleh menyia-nyiakan hidupnya dengan jalan bunuh diri dengan harapan supaya segala permasalahannya bisa selesai seketika. Atau dengan membiarkan dirinya mati sebelum mati (berhenti melakukan apapun padahal sesungguhnya dia masih diberikan kekuatan oleh Allah untuk dapat melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya dan manusia sesama).    


 
Beliau menambahkan, segala sesuatu yang kita perbuat haruslah ditujukan untuk mendapat ridho dari Allah. Dengan jalannya masing-masing tentunya. Terimalah peran itu sebagai jalan beribadah. selalu ada kesempatan untuk beribadah dan mendapatkan ridho dari Allah. Seorang dokter bisa beribadah dengan membantu pasien, pedagang bisa beribadah dengan melakukan praktik jual-beli secara jujur, pemerintah bisa beribadah dengan mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyat. Dan saya sendiri pun menyongsong ridho Allah dengan jalan ini, sebagai guru ilmu hikmah dan membantu penyembuhan pasien secara Islami.
 


Untuk lebih bermanfaatannya ilmu yang saya miliki, saya juga membuka website dan layanan konsultasi melalui telepon dan email. Hal tersebut semata-mata hanya untuk membuka selebar-lebarnya untuk masyarakat dapat memanfaatkan kemampuan ilmu hikmah dan pengobatan Islami.